Kematian Cinta

Tinggalkan komentar

Love Death

Assalamuallaikum.wr.wb

Disini saya tidak bermaksud untuk mengajari ataupun mengurui para pembaca semuanya, tetapi disini saya bermaksud untuk memberikan sedikit pembelajaran untuk kita semua, termasuk untuk saya sendiri. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua. Amin

Membahas masalah cinta itu sama saja dengan meminum air laut yang tidak akan pernah habis meskipun kita meminumnya beratus-ratus tahun lamanya. Tetapi tidak tahu kenapa, setiap membahas masalah cinta, semua orang pasti senang untuk mendengar dan mengetahuinya. Baik dari kalangan anak-anak, remaja, orang-orang dewasa bahkan orang tua, dan nenek-nenek sekalipun.

Memang benar, apabila membahas masalah cinta tidak akan ada habisnya, meskipun kita sendiri telah merasa bosan mendengarnya, tapi terkadang kita sendirilah yang sering mengawali pembahasan soal cinta.

Lagi

Iklan

Love Not Know The End

Tinggalkan komentar

Assalamuallaikum.wr.wb

“Tak semua hal baik membawa kebahagiaan, tak semua hal buruk membawa kesedihan”. Kalian pasti tahu dengan pepatah yang memiliki makna begitu indah tersebut. Pepatah itu mengartikan bahwasannya kehidupan ini tak selamanya bahagia, karena dibalik suatu kebahagian pasti ada kesusahan atau kesedihan didalamnya.

Yapz, begitulah juga dengan Cinta. Disaat kita sedang bersama orang yang kita cintai, disaat itulah kita pasti akan merasakan suatu kebahagiaan. Tetapi, disaat orang yang kita cintai tersebut pergi meninggalkan kita, apakah kita akan tetap bahagia ?

Sebagian orang berasumsi bahwa Cintalah yang akan selalu mengantarkan dirinya pada suatu kebahagian. Tetapi di sisi lain ada juga sebagian orang yang beranggapan bahwa Cinta itu adalah suatu hal yang mampu membuat orang yang awalnya bahagia menjadi menderita. Kedua asumsi tersebut pada dasarnya memang benar, tetapi asumsi pertama itu jauh lebih benar dibandingkan asumsi kedua.

Sebelum saya menjelaskan kenapa asumsi pertama itu jauh lebih benar ketimbang asumsi kedua, saya ingin menjelaskan sedikit apa itu Cinta.

Di dalam kamus bahasa Indonesia Cinta itu adalah suatu perasaan yang melebihi sayang. Menurut Martin Walsh Cinta adalah menemukan sisi baik dalam diri orang lain dan kalau anda melakukannya, anda akan menemukan sisi terbaik dalam diri anda. Dan masih banyak argumen ataupun pendapat lainnya yang mengartikan tentang Cinta. Dari hal itu sebenarnya telah jelas, bahwa kata Cinta ini sampai sekarang semua orang belum tahu apa makna dan arti yang sebenarnya.

Kenapa bisa ada kata Cinta ?

Saya sendiri binggung, sejak tahun berapa sebenarnya kata Cinta ini muncul di muka bumi ini dan apa penyebab kehadiran kata itu pun saya masih meragukan, karena banyak sekali sumber yang menuliskan tentang Cinta. Tetapi dari sekian banyak sumber yang saya baca, ada 1 sumber yang menurut saya memang sangat tepat, yaitu Al-Qur’an.

Allah SWT berfirman :

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan sebagian dari dari tanda-tanda kebesaran Nya adalah Dia menciptakan pasangan–pasangan bagi kalian dari jenis kalian, agar kalian merasa tenang pada pasangan kalian dan Dia menjadikan diantara kalian rasa kasih sayang dan cinta. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda – tanda bagi orang-orang yang berfikir.” (Q.S. Ar Rumm, 30 :21)

Kalian umat muslim pasti sering membaca ayat tersebut, karena ayat ini biasanya selalu tuliskan di surat undangan pernikahan. Baik undangan yang biasa maupun surat undangan yang luar biasa sekalipun.

Ayat tersebut menjelaskan, bahwa Allah SWT telah memberikan setiap individu manusia di muka bumi ini jodohnya masing-masing dan Allah SWT juga mengatakan bahwa setiap orang itu pasti memiliki rasa kasih sayang dan cinta untuk pasangannya masing-masing.

Jadi hal diatas sebenarnya telah menjelaskan, bahwa kehadiran cinta itu sebenarnya berawal dari Nabi Adam dan Siti Hawa, kemudian kebahagiaan cinta itu di contohkan oleh Nabi Muhammad Saw Dan Aisyah binti Abu Bakar, kemudian kesedihan cinta itu diceritakan oleh Romeo dan Juliet. Jadi tinggal pilih saja, kalian mau mencontoh perjalanan cinta Nabi Muhammad Saw atau mau menjalankan cinta seperti Romeo dan Juliet.

Hidup ini singkat bro, jalani hidupmu selagi bisa, jangan peduli apa yang orang katakan tentangmu. Selama itu benar, maka lanjutkan perjalananmu.

Wassalamuallaikum.wr.wb

Asumsi Sakit Hati

Tinggalkan komentar

images (1)

Cinta dan sayang, kata-kata itu selalu muncul di hari-hariku, padahal semua orang terdekatku selalu mengatakan pada diri ini bahwa cinta itu hanyalah sesuatu hal yang bodoh.

Tapi kenapa aku tetap ingin bersama kata-kata tersebut ?

Sakit Hati, Hal itu seakan telah menjadi hukum adat yang telah menjadi makanan sehari-hari.

Galau, Hal Itupun seakan bukanlah sesuatu yang aneh didalam hidup ini.

Tetapi kenapa orang-orang takut untuk merasakan sakit hati, Bukannya dari sakit hati itulah kita baru akan merasakan apa itu kebahagiaan.

Apa itu kesedihan dan apa itu kehancuran ?

Kenapa orang-orang takut merasakan galau ?

bukannya rasa galau esensinya adalah awal dari kesuksesan ?

Terkadang memang resah karena galau selalu menghantui kehidupan ini, tapi terkadang malah rasa itu justru membangkitkan kobaran api untuk selalu menghadapi semua permasalahan yang datang.

Sakit hati hanya dirasakan sesaat dan sesaat pula kita merasakan kebahagiaan bila kita masih selalu memikirkan rasa sakit hati tersebut. Galau itu bukanlah hal yang seharusnya untuk kita takutkan, justru galau itu adalah suatu hal yang harus kita hadapi dan kita lalui.

Hidup ini tidak bisa sendirian, kita membutuhkan orang lain untuk hidup.

Tidak akan pernah disebut hutan bila hanya ada 1 atau 2 pohon yang hidup disana, Pohonpun tidak akan pernah hidup lama bila tidak ada tanah yang menompangnya untuk hidup dan pohon juga tidak berkembang dengan baik bila tidak ada air yang berfungsi untuk fotosintesis tanaman tersebut.

Hidup ini tidak akan bahagia, bila kita selalu hidup dalam mempertahankan rasa sakit hati.

Ingatlah, sesungguhnya awan itu tidak berjalan. Bila kita berpikir secara rasional, kita pasti tahu bahwa bumi ini terus berputar dari barat ke timur dan tidak pernah berhenti sampai malaikat Israfil meniupkan terompet sangkakalanya di akhir zaman kelak. Jadi sesungguhnya awan bergerak tidak mengikuti kemana rotasi bumi ini berputar, awan bergerak berpengaruh dari kekuatan angin, kemana angin bergerak kesitulah awan akan bergerak.

Jadi hidup ini jangan disia-siakan begitu saja, sakit hati harus dilawan, bukan dipertahankan. teman perempuanku pernah mengatakan, aku rela sakit hati, karena aku sangat mencintai mantanku. Dari situ aku langsung beranjak dan berpikir, kenapa dia rela menunggu sang mantan yang padahal telah menyakiti hatinya.

Diwaktu yang berbeda dia mengatakan, bahwa di membenci cowok, karena semua cowok itu b*ls*it. Padahal hanya 1 cowok yang menyebabkannya sakit hati, tetapi semua cowok menjadi sasarannya.

Ingatlah, jangan karena kamu membenci 1 orang, terus orang yang tidak bersalah menjadi korban.

Hadapilah hidup ini, jangan pernah takut untuk berubah.

Kita tidak akan pernah bahagia, bila kita masih tetap ingin mempertahankan rasa sakit hati dan kita akan bahagia bila kita mampu menghilangkan rasa sakit itu dan mencoba untuk melakukan transformasi

Lima Rahasia Menjadi Lajang Bahagia

Tinggalkan komentar

Pernahkah merasa bahwa orang-orang di sekitar Anda telah memiliki pasangan, kecuali Anda sendiri? Mereka yang melajang kerap mendapat tekanan, baik dari teman maupun keluarga.

Perlu diingat, melajang bukan berarti ada sesuatu yang salah dengan diri Anda. Berpikir positif sangat penting agar tak langsung menerima orang lain hanya karena bosan dengan tekanan dari luar.

Ada rahasia bagi mereka yang masih belum menemukan pasangan, seperti dikutipYourtango.

1. Fokus pada diri sendiriBuatlah daftar hal-hal yang ingin Anda lakukan, tempat-tempat yang ingin Anda kunjungi, pengalaman Anda ingin miliki dan mulailah melakukannya. Jangan menunggu memulai hidup hingga menemukan seseorang untuk berbagi. Jalani kehidupan seperti Anda belum pernah hidup sebelumnya.2. Ingatlah bahwa ini hanya sementara

Selama hidup Anda mengalami banyak kejadian dalam kehidupan, ini hanya salah satu diantaranya. Jangan terjebak untuk melihat apa yang akan terjadi pada musim berikutnya sehingga Anda lupa menikmati musim saat ini.

Alih-alih melihat masa depan yang lebih baik, konsentrasi untuk menjalani kehidupan hebat sekarang.

3. Perlihatkan realitasLuangkan waktu dengan pasangan suami-istri atau teman yang memiliki hubungan jangka panjang untuk memperlihatkan realitas menjalin hubungan pada diri.

Menjadi pasangan seseorang memang sesuatu yang indah, tapi tidak bila hidup dalam hubungan yang tak sehat, atau hubungan tanpa tantangan. Mengamati pasangan yang ada di sekitar akan memberi perspektif baru yang mungkin tak Anda sadari sebelumnya.

4. Abaikan budaya dan tradisiIngat, sebagian besar pasangan yang mengikuti tradisi misalnya harus menikah di usia sekian, tak mencerminkan hidup Anda. Walaupun seringkali sulit dilakukan karena menyangkut keluarga, tak perlu mengikuti target yang berlaku umum di masyarakat.

5. Jangan terlalu keras pada diri sendiri Hanya karena Anda telah merasakan pengalaman dan bepergian di tempat yang sama, tak berarti Anda mengulang pola tersebut berulang-ulang.

Sebuah perubahan kecil akan menjadi tantangan dan cara bertemu orang yang berbeda. Langkah sederhana ini akan menarik perhatian orang lain dalam hidup Anda.

Yang tak kalah penting, selalu ingatkan diri bahwa Andalah pemeran utama dalam kehidupan Anda sendiri. Jangan membiarkan orang lain mendikte Anda mengenai kebahagiaan.

Sumber : VivaNews

Hembusan Cinta

Tinggalkan komentar

Assalamuallaikum.wr.wb

Terkadang, kesejukan itu tidak pernah lepas dari sosok sang angin dan terkadang pula sang api tidak bisa padam tanpa hadirnya air untuk menyelimuti kobarannya. Begitu dengan sebuah perasaan cinta, yang terkadang hadir untuk menenangkan hati disaat hati sedang hancur tanpa abu, tapi terkadang dia juga hadir disaat hati sedang tersenyum dengan indahnya. Perasaan cinta adalah perasaan yang mampu merubah hal yang negatif berubah menjadi suatu hal yang positif, begitupun sebaliknya.

Tiupan dan hembusan kata-kata manis yang terlontarkan seakan dikendalikan oleh perasaan cinta tersebut, dimana kita awalnya bukan seseorang yang romantis, tiba-tiba berubah menjadi seseorang yang rela untuk mengorbankan harkat dan martabatnya demi orang yang dia cinta. Seseorang yang memiliki sifat yang sentimental dan kasar, tiba-tiba berubah menjadi seseorang yang anggun dan berubah menjadi sosok yang pendiam, langit yang awalnya gelap tak berpijar, mampu berubah drastic menjadi langit yang cerah, seakan-akan tak mengenal waktu kapan akan berubahnya. Begitupun dengan orang yang tak pernah menginggat akan tuhannya, setelah dia jatuh cinta kepada seseorang yang beriman dan beramal baik, tiba-tiba tanpa adanya angin dia berubah menjadi seseorang yang selalu mengingat penciptanya.

Disebuah rumah di kota Jazirah Arab 1400 tahun silam, Abdullah bin Abu Bakar baru saja melangsungkan pernikahan dengan Atikah binti Zaid. Atikah adalah seorang wanita cantik rupawan dan berbudi luhur. Dia seorang wanita berakhlak mulia, cerdas, dan berkedudukan tinggi. Tentu saja, Abdullah sangat mencintai istri yang sangat sempurna menurut pandangan manusia tersebut.

Hingga pada suatu hari, ayahnya Abu Bakar lewat dirumah Abdullah untuk pergi bersama-sama shalat berjama’ah di masjid. Namun, apabila terlihat oleh Abu Bakar bahwa anaknya sedang bermesraan dengan istrinya dengan lembut dan romantic, Abu Bakar membatalkan niatnya dan meneruskan perjalanan ke masjid.

Setelah selesai menunaikan shalat, Abu Bakar sekali lagi melalui jalan dirumah anaknya tersebut. Alangkah kesalnya Abu Bakar apabila beliau sedang mendapati anaknya masih bermesraan dengan istrinya, seperti sebelum beliau menunaikan shalat dimasjid. Kemudian Abu Bakar segera memanggil Abdullah dan di bertanya, “Wahai Abdullah, apakah kamu sudah shalat berjama’ah ?”. Tanpa berkata-kata dengan panjang Abu Bakar kepada anaknya. “Wahai Abdullah, Atikah telah melalaikan kamu dari kehidupan dan pandangan hidup, malahan dia juga telah melupakan kamu dari shalat fardhu, ceraikanlah dia”. Demikianlah perintah Abu Bakar kepada Abdullah. Suatu perintah ketika Abu Bakar mendapati anaknya telah melalaikan hak Allah, ketika beliau mendapati Abdullah mulai sibuk dengan istrinya yang cantik. Ketika beliau melihat Abdullah terpesona dengan keindahan dunia sehingga menyebabkan semangat juang terhadap ibadahnya semakin luntur.

Tanpa membuat dalih, apalagi sampai mencoba bunuh diri. Abdullah terus mengikuti perintah ayahandanya dan menceraikan istri yang cantik dan amat dicintainya. Subhanallah.

Itulah buktinya betapa besarnya Allah sang maha pencipta segalanya dan sang maha pemberi segalanya. Allah lah yang telah menciptakan perasaan cinta dan Allah pula yang telah memberikan perasaan tersebut kepada ciptaannya. Perasaan cinta hanyalah perasaan yang diberikan oleh Allah Swt untuk memberikan kita bukti betapa besar cinta yang dimilikinya terhadap makhluknya. Dari cerita Abdullah diatas telah membuktikan, bahwa cinta mampu merubah sifat yang awalnya beriman, berubah menjadi sifat yang melupakan keimanannya tersebut. Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang seperti itu. Amien.

Tetaplah berpegang teguh pada syarihat Islam, karena cinta yang dimiliki oleh Allah Swt melebihi cinta yang dimiliki manusia, keindahan yang dimiliki oleh Allah Swt, melebihi keindahan dunia yang hanya sesaat ini.

Wassalamuallaikum.wr.wb

16-19 Juni

Tinggalkan komentar

Langit yang berpijak diatas daratan, seakan tak henti-hentinya menampakan bentuknya. Bumi yang berputar, seakan tak henti-hentinya mengarungi nusantara dunia ini. Matahari yang bersinar, seakan tak berhenti memberikan simbol kehidupan. Hati yang ada pada diri ini, seakan tak berhenti merasakan semua rasa sakit dan bahagia yang selalu bergejolak bagaikan sebuah badai.

Gombalan yang selalu kita lontarkan saat bertemu, seakan menumbuhkan butir-butir kebahagiaan. Tawa, canda dan rayuan yang aku ucapkan, selalu kau balas dengan senyum keabadian dari bibirmu. Ketulusan dan kebaikanmu, seakan membuka pintu kesetiaan yang ada pada diri ini.

Hari demi hari kita lalui bersama, meskipun hanya sesaat. Detik-detik yang kita lalui itu, akan terbayang didalam penakku ini. Aku tak menyadari ini harus terjadi, tak akan adalagi kesetiaanmu selama ini yang selalu aku harapkan didalam hidupku ini.

16 Juni, seakan menjadi saksi awal hubungan kita, menit-menit saat bersamamu, seakan menutupi dan melupakan kata perpisahan. Burung jemaripun bernyanyi dengan indahnya, anginpun terasa begitu menusuk tubuh ini dan memberikan kesejukan pada bak nurani. Akan tetapi itu hanya berlangsung sesaat saja, 19 Juni adalah hari yang paling menghancurkan semua binari ku. Tetapi kenangan dihari kemarin, seakan tak sanggup diriku untuk melupakannya, walaupun kenangan itu hanya berlangsung beberapa hari, tapi bagiku perjalanan itu seakan terus berjalan tak kenal hentinya.

Air mata yang mengalir diwajah ini, terus menyasat hati yang tak mau dan terus memaksa diri ini untuk tetap bertahan dengan dirimu. Hati yang telah remuk ini, seakan tak mau pulih lagi bila tak ada dirimu yang mengisi hati ini. Tubuh ini tak mau bergerak kemanapun, seakan hanya ingin tetap tegak dan terus menunggu sampai dirimu kembali kesisi hati ini.

Cinta yang kau berikan, akan selalu aku kenang dan aku sangat berharap cintamu itu akan kembali kepadaku lagi. Amien

 

You The Best For Me And For My Life.

 

20 Juni 2012

Muhammad Dhoifullah

Older Entries