Angin berhembus dari segala sisi, menghantarkan kesejukan dari luar dan dalam diri ini.
Suasana hening seketika berbeda, disaat semua yang ada terasa berubah.
Api berubah menjadi air, segumpulan tanah berubah menjadi batu.
Mata seakan tak ampu lagi menahan tangis, disaat apa yang ada pada diri ini menghilang dan tak mau kembali lagi.
Tetesan kesedihan yang aku buang ini, seakan tak memiliki harga yang berarti.
Entah aku harus berkata apa lagi, karena semuanya telah pergi menjauh dari kehidupan ini.
Terima kasih atas nikmat yang telah engkau berikan pada hidupku ini, aku sangatlah menyesal tak memanfaatkan apa yang ada pada diri ini sesuai dengan jalanmu.
Mataku ini selalu aku gunakan untuk melihat hal yang tak sepantasnya aku lihat.
Hidungku ini selalu mencium aroma yang seharusnya tak diperbolehkan olehmu.
Telingaku ini selalu mendengarkan apa yang diperintahkan oleh syaitan.
Mulutku ini selalu aku pakai untuk menghina dan mencaci umat-umatmu.
Lidahku ini selalu merasakan makanan dan minuman yang telah engkau haramkan.
Ya Rabb, hidupku selama ini selalu aku salah gunakan, selama ini aku selalu melanggar semua yang telah engkau perintahkan.
Berikanlah hambamu ini petunjukmu ya rabb, agar hambamu ini mampu melaksanakan semua perintah-perintahmu.