Disaat jemari kaki kanan ini bergerak ke depan,

Kaki kiripun mengikuti alurnya,

Gerakan kaki yang menghentak taman,

Membangun sebuah simbol di atasnya.

 

Titik hitam yang ku tuliskan,

Membuat sebuah kata-kata yang berarti,

Titik hitam yang ku lukiskan,

Mengambarkan sebuah karakter isi hati.

 

Embun yang mendatangi pagi hari,

Membasahi pipi dan tubuh ini,

Tetesan yang mengalir sunyi,

Mampu menyejukan hati yang sepi.

 

Bukan kekayaan yang ku cari,

Bukan fisik yang ku lihat,

Bukan Kehormatan yang pilih,

Tapi ketulusanlah yang mau ku dapat.

 

Hanya rintihan senyuman manis yang bisa ku beri,

Hanya kata cinta yang mampu ku nyanyikan,

hanya 1 kalimat yang bisa aku ucapkan,

AKU HANYALAH PENGAGUM HITAM MU.