Matahari menjurang diatas bumi,

Memberikan pancaran yang sangat panas,

Seakan membakar seluruh tubuh ini,

Hingga tubuh tidak mampu bergerak.

 

Pancaran bulan dimalam hari,

Membuat mata ingin selalu melihat keindahannya,

Bentuknya yang selalu berubah setiap saat,

Menjadikannya menarik untuk dipandang.

 

Bulan yang sempurna dimalam ini,

Menjadi saksi akan apa yang terjadi padaku,

Sedih, resah, marah dan bahagia menjadi satu,

Seperti sebuah program yang berjalan secara otomatis.

 

Alunan lagu melankolis yang merdu,

Ditambah dengan syair yang indah,

Seakan-akan merasuk kedalam hati,

Menjadi tetesan air mata yang mengalir dari mata dan meresap kedalam jiwa.

 

Engkau pergi tanpa alasan yang pasti,

Disaat dirimu hadir didalam pikiran ini.

 

Angin bawalah pergi kegalauanku ini,

Air padamkanlah api yang membara didalam hati,

Karena aku tak sanggup menjalani hari,

Bila kobaran ini terus ada didalam diri.