Pencarian dengan keyword ‘delete Facebook account’ di Google naik akibat masalah privasi.

VIVAnews – Sophos, perusahaan spesialis keamanan IT mengungkapkan hasil penelitian terbaru mereka. Meski metode pengumpulan data mereka tidak dijelaskan, hasilnya, tercatat bahwa 60 persen pengguna Facebook mempertimbangkan untuk berhenti.

Sophos sendiri melakukan survey terhadap 1.588 pengguna Facebook. Meski jumlah responden tersebut tidaklah mewakili lebih dari 400 juta pengguna situs jejaring sosial Facebook, akan tetapi 60 persen pengguna yang ingin berhenti tentunya merupakan kabar yang mengejutkan.

Seperti dikutip dari AllFacebook, 23 Mei 2010, jumlah pengguna yang melakukan pencarian dengan keyword ‘delete Facebook account’ di Google melonjak dalam beberapa pekan terakhir akibat masalah privasi, jumlah pengguna yang benar-benar menghapus akun mereka tak sampai 60 persen.

Bahkan sejumlah pengguna yang diwawancara AllFacebook menyatakan bahwa meski Facebook bermasalah, mereka tidak akan meninggalkan situs jejaring sosial tersebut.

Disebutkan, alasan utama mereka masih ada di Facebook adalah karena teman-teman mereka masih aktif di sana. Pengguna bahkan cenderung tidak mempermasalahkan seputar privasi.

Meski banyak juga pengguna yang khawatir akan keselamatan informasi mereka, tetapi setting pilihan privasi yang diberikan Facebook terlalu rumit untuk pengguna kebanyakan. Untuk itu Facebook berusaha membuat opsi yang lebih sederhana.

Selain itu, meski jumlah pengguna yang benar-benar berhenti dari Facebook meningkat dalam beberapa pekan terakhir, kemungkinan 60 persen pengguna berhenti berinteraksi di sana dalam waktu dekat relatif kecil. Bagaimana dengan Anda? Ada rencana berhenti Facebook-an akibat masalah privasi? (jn)

• VIVAnews