Investasi teknologi Uni Eropa 40 persen lebih kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat.

(speedtest.net)

VIVAnews – Uni Eropa telah berjanji untuk memastikan bahwa separuh warga Eropa akan dapat menikmati layanan akses internet broadband hingga 30Mbps pada 2020.

Janji tersebut hanya merupakan salah satu poin pada Digital Agenda, yakni rencana lima tahun Uni Eropa yang bertujuan untuk meningkatkan akses internet ke seluruh negara-negara di kawasan tersebut.

Proposal yang diungkapkan oleh Neelie Kroes, Digital Affairs Commisioner Uni Eropa memastikan akses broadband tersedia ke seluruh Uni Eropa pada 2013.

Kroes juga mendorong separuh warga Uni Eropa untuk melakukan belanja online serta memanfaatkan layanan publik berbasis web pada 2015.

“Investasi teknologi yang dilakukan oleh Uni Eropa 40 persen lebih kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat. Selain itu, sepertiga warga Eropa juga belum pernah menggunakan internet,” ucap Kroes seperti dikutip dari PC Advisor, Jumat 21 Mei 2010.

Kroes menyebutkan, hanya satu persen warga Eropa yang memiliki akses ke koneksi internet super cepat. “Diperkirakan, pada 2015 mendatang, kemungkinan akan ada 700 ribu pekerjaan yang bergantung pada skill internet dan teknologi tidak terisi,” ucapnya.

Kroes juga meminta negara-negara Uni Eropa untuk meningkatkan investasi mereka pada riset dan pengembangan teknologi sebesar 11 miliar euro atau sekitar Rp 128 triliun. (art)

• VIVAnews